Ngomong-ngomong soal kereta api kuno yang melintas di Kota Solo, saya sangat salut atas usaha yang dilakukan Pak Jokowi untuk memajukan pariwisata kota Solo. Seumur-umur, saya belum pernah naik kereta api melintas Jalan Slamet Riyadi, jadi tentu saja saya, istri dan anak-anak juga sangat ingin mencobanya nanti kalau saat pulang ke Solo.
Demikian juga, selama saya tinggal di Jakarta 10 tahun ini, saya dan anak-anak belum pernah pergi ke musium di sekitar kota Jakarta, dan hari Sabtu siang tadi, saya mengajak anak-anak untuk pergi ke Musium Nasional (Musium Gajah) di Jalan Medan Merdeka Barat, dekat Monas... (seingat saya, saya juga baru pertama dan terakhir kali pergi ke Monas saat SMP). Jam 14:30 saya tiba di depan halaman musium, dan ketika hendak memarkir mobil, saya dipersilahkan menuju ke basement. Dalam hati saya berkata, "Hebat sekali musium ini, bisa punya fasilitas parkir basement". Ketika sampai di mulut pintu basement, petugas parkir dengan sigap menyodorkan tiket resmi parkir yang harus dibayar saat itu juga. Jadi tidak seperti sistem 'secure parking' yang membayarnya jam-jaman. Harga parkirnya Rp. 4.000,- Saya segera masuk ke basement dan memarkir mobil di basement dua yang sangat luas. Kebetulan hari ini di Musium Nasional sedang ada pameran Tenun Ikat Nusantara, sehingga lantai parkir di Basement satu sudah penuh. Dari pengamatan saya, terlihat bahwa fasilitas parkir yang sangat luas ini, pasti jarang terpakai, karena di sana sini lantai parkirnya sangat kotor oleh debu, yang artinya tidak pernah ada ban mobil yang menapaki lantai itu.